Bahan pengemas knalpot , sering disebut pengepakan knalpot atau keset peredam suara , mengurangi kebisingan melalui prinsip yang disebut penyerapan suara Ini merupakan komponen kunci dalam berbagai jenis knalpot, terutama knalpot glasspack, straight-through, dan knalpot motor performa tinggi.
Berikut rincian cara kerjanya:
Tugas utama bahan pengepakan adalah menyerap energi akustik gelombang suara yang berasal dari gas buang dan mengubah energi tersebut menjadi sejumlah panas yang sangat kecil dan dapat diabaikan.
Proses ini melibatkan beberapa mekanisme utama:
Penyerapan Berpori: Bahan pengemas berkualitas tinggi seperti fiberglass atau wol batu sangat berserat dan berpori. Saat gelombang suara memasuki ruang peredam dan mencoba melewati jaringan serat yang padat dan kusut ini, molekul udara dipaksa bergetar cepat di dalam pori-pori dan saluran kecil tersebut.
Gesekan dan Hambatan: Getaran cepat ini menyebabkan molekul-molekul udara bergesekan dengan serat-serat kecil yang tak terhitung jumlahnya pada bahan pengemas. Gesekan ini menahan gerakan gelombang suara, merampas energi mereka .
Konversi Energi: Energi kinetik (gerakan) gelombang suara dihamburkan sebagai energi termal (panas) melalui gesekan ini. Inilah sebabnya knalpot performa tinggi yang sering digunakan bisa sangat panas di bagian luar—bukan hanya karena gas buang, tetapi juga karena energi suara yang diubah menjadi panas di dalam kemasannya.
Sebuah tabung berlubang (disebut "inti berkisi") membentang di bagian tengah knalpot yang padat. Gas buang dan gelombang suara mengalir melalui tabung ini.
Lubang-lubang pada tabung memungkinkan gelombang suara keluar secara radial ke dalam material pengepakan di sekelilingnya, alih-alih melesat keluar langsung melalui pipa knalpot.
Bahan pengemas mengelilingi tabung ini, segera menyerap dan menghilangkan gelombang suara yang keluar.
Tanpa pengepakan, gelombang suara akan memantul di dalam ruang kosong dan keluar dengan hampir semua energi aslinya, membuat peredam suara menjadi lebih keras dan kurang efektif.
Tahan Suhu Tinggi: Harus tahan terhadap panas yang tinggi tanpa meleleh atau terbakar (biasanya hingga 1200-1500°F / 650-815°C).
Kepadatan dan Porositas: Material tersebut harus cukup padat untuk memberikan gesekan yang memadai, tetapi juga cukup berpori agar gelombang suara dapat menembusnya. Desain ini sangat seimbang.
Daya tahan: Harus tahan terhadap tekanan knalpot atau kerusakan akibat getaran seiring berjalannya waktu.
Serat kaca adalah standar emas karena serat kacanya yang sangat halus menciptakan area permukaan yang sangat luas untuk gesekan, sangat tahan panas, dan relatif murah. Wol mineral suhu tinggi (wol batu) juga umum digunakan.
Seiring berjalannya waktu (biasanya bertahun-tahun, tetapi lebih cepat pada kendaraan yang digunakan secara agresif), ledakan gas panas, kelembaban, dan getaran yang konstan menyebabkan bahan pengepakan menjadi hancur dan menjadi padat Seiring hilangnya loft dan kepadatannya, kemampuannya untuk menciptakan gesekan dan menyerap suara pun berkurang.
Inilah sebabnya mengapa peredam glasspack lama sering kali mengeluarkan suara yang jauh lebih keras dan serak serta nyaring—packing telah rusak dan tidak lagi mampu menyerap gelombang suara secara efektif. Proses ini sering disebut "meniup" packing.
Bahan pengepakan knalpot Berfungsi seperti spons akustik yang canggih. Ia menggunakan jaringan serat tahan panas yang padat untuk menciptakan gesekan terhadap gelombang suara, menyerap energinya dan mengubahnya menjadi panas yang tidak berbahaya, sehingga mengurangi kebisingan yang keluar dari knalpot.